KESEMPURNAAN ALQURAN

Kitab Suci Al-Qur’an merupakan mutiara yang langka. Bagian luarnya adalah Nur, bagian dalamnya juga Nur, begitu pula bagian atas dan bawahnya adalah Nur semata serta Nur disetiap kata di dalamnya.

Peran Ahmadiyah dalam Kemerdekaan RI

Betapa besarnya perhatian gerakan Ahmadiyah tentang perjuangan kemerdekaan bangsa kita dapat diketahui dari surat-surat kabar harian dan risalah-risalah dalam bahasa urdu yang baru-baru ini diterima dari India.

Keagungan Rasulullah saw

Muhammad mengandung arti yang amat dipuji dan menggambarkan keagungan dan kebesaran serta menyiratkan seseorang yang dicintai karena hanya yang dicintailah yang selalu dipuji-puji.

Sabtu, 28 Januari 2012

Ahmadiyah kembali menggelar Konferensi Agama-Agama di Kanada

Interfaith Symposium hosted by the Ahmadiyya Muslim Community
 at the Milton Centre for the Arts in November 2011.
(Photo: Steven der-Gorabedian)
Sebuah acara untuk membahas tentang persfektif dari berbagai agama-agama di dunia akan di diadakan dalam sebuah konferensi antaragama.

Presenter akan membahas perspektif filosofis dan religius dari berbagai agama mereka pada tema Kehidupan Setelah Kematiah selama Simposium antar Agama di Vancouver Islam University Malspina Theatre, Senin (30/01)

"Mereka diminta untuk tidak membuat perbandingan dengan agama lain, jadi ini bukan perdebatan tentang mana kepercayaan yang terbaik," kata Nanaimo Coun. Diane Brennan, yang akan memoderatori konferensi, yang merupakan penyelenggara dari Jamaah Ahmadiyah  "Akan ada waktu untuk pertanyaan dan jawaban di akhir acara, ini benar-benar sebuah kesempatan untuk mencari tahu tentang agama-agama lain dan perspektif mereka dalam hal kehidupan setelah mati."

Konferensi ini merupakan salah satu dari empat simposium antar agama yang diselenggarakan di seluruh Kanada di bulan Januari.

Pemuka-pemuka agama yang mewakili Agama Budha, Kristen, Sikh, Hindu,  Yudaisme dan Islam ditambah pejabat, cendikiawan, mahasiswa dan masyarakat umum dari seluruh Vancouver Islam akan menghadiri konferensi yang akan berlangsung dari 6-9-30 pm. (KAJ)

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi Jamaah Ahmadiyah Kanada melalui websitenya di www.ahmadiyya.ca

Sumber: http://www.nanaimobulletin.com/news/137992358.html

Minggu, 08 Januari 2012

Ghana: Ahmadiyah Mengutuk Pembunuhan di Nigeria

Maulvi Wahab Adam
Jamaah Muslim Ahmadiyah di Ghana mengutuk serangan terhadap gereja-gereja, membunuh dan melukai jamaah yang tidak bersalah di beberapa negara bagian Nigeria.

Sebuah pernyataan yang ditandatangani oleh Amir dan Missionary in charge di sana, Maulvi Dr A. Wahab Adam dan disalin ke Agensi Berita Ghana pada Kamis, dikatakan "Islam telah membuat kewajiban bagi umat Islam untuk melindungi semua tempat ibadah termasuk Gereja dan Sinagog."

"Alquran telah mengkategorikan pembunuhan terhadap satu orang sebagai telah membunuh seluruh umat manusia", katanya. Ditambahkan juga bahwa "hal itu jelas dalam ajaran Islam sehingga Muslim Ahmadiyah mengutuk pembunuhan di Nigeria."

Pernyataan itu mengatakan bahwa pengrusakan seperti tempat ibadah dan pembunuhan keji "menggambarkan Islam sebagai agama barbar".

Dalam sebuah pernyataan dalam kebenaran, Islam menuntut percaya pada semua nabi Allah yang telah diutus sepanjang sejarah untuk membimbing umat manusia.

Dikatakan bahwa kayakinan menuntuk seorang muslim berkomitmen untuk menghormati semua nabi yang tentunya menuntut juga melindungi bagi semua tempat ibadah dan kesucian sebuah nyawa setiap orang, terlepas dari apa agama mereka.

Senin, 05 Desember 2011

Agama Harus Jadi Sumber Perdamaian

Agama seharusnya menjadi sumber kedamaian, bukan teror. Itu adalah konsensus umum pada akhir Simposium Antar Agama minggu lalu yang diselenggarakan oleh Komunitas Muslim Ahmadiyah di Milton Centre for the Arts.

"Saya tidak menyangkal ada orang religius berjuang tetapi dengan alasan yang tidak religius," kata Muhammad Afzal Mirza selama presentasi, dalam upayanya menjawab pertanyaan 'Agama: Sumber teror atau Perdamaian'.

"Tidak ada agama yang menyerukan anda untuk berperang. Agama hanya mengajarkan perdamaian. Agama tidak dimaksudkan untuk menempatkan anda dalam kesulitan atau menghasut dalam bentuk kekerasan."

"cintai, ikuti, hargai. Setiap orang memiliki agama, setiap orang memiliki nabi. Di dalam Alquran tidak ada satu ayatpun yang menyatakan umat Islam untuk pergi dan melakukan peperangan.

Pada malam tersebut juga menampilkan presentasi dari perwakilan Yahudi, Kristen dan agama Islam, serta Humanisme, yang dirancang "untuk memperkaya kesatuan umat di daerah kami," kata Mohammad Sultan Qureshi, Sekretaris jenderal untuk Komunitas Muslim Ahmadiyah, Milton.

Seorang anak korban Holocaust, Arthur Romawi Shaarei-Sinagoga Beth El Oakville mengatakan ia sering ditinggalkan dalam perawatan keluarga Jerman setelah keluarganya beremigrasi ke Kanada setelah Perang Dunia ke II. Dia tidak pernah tahu kata-kata permusuhan atau prasangka, yang dia tahu hanyalah keramahtamahan dan toleransi, dasar keimanan orang tuanya sangat mengakar.

Ego dan kekuasaan menjadi masalah

Penyebab dari semua ini adalah ego masyarakat dan politik kekuasaan, bukan agama yang menjadi sumber kekerasan dan teror di dunia, kata Roman. "Ketika kita mempelajari sejarah, kita fokus pada perang, bukan pada perdamaian. karena hal itu tidak menarik. Saya merasa damai diantara agama-agama disini.

Roman mengatakan ia menikmati persahabatan dengan orang-orang dari berbagai kalangan agama. Dan hubungan-hubungan tersebut telah meningkatkan dan memperdalam iman sendiri.

"Agama: Sumber teror atau perdamaian? yang mana yang kalian inginkan." tanya pendeta Dan Roggie dari Gereja New Life.

"Ini pertanyaan yang mendalam dan berdampak pada masyarakat kita," katanya. "Saya pikir jika kita dapat menemukan tempat saling memahami kita bisa belajar untuk hidup damai yang lebih luas dengan satu sama lain."

Melalui kedamaian batin, perdamaian dunia yang sejati dapat dicapai, kata Humanis Dr. Kevin Saldanha. Permasalahan dunia over populasi dan perubahan iklim membutuhkan lebih banyak cara untuk pemecahannya, katanya.

"Sains itu sangat mudah, memberikan kita informasi tentang pada yang kita harus dilakukan. Saya pikir kita sudah hampir melukis diri kita sendiri ke dalam sudut agama, " kata Saldhana.

Agama membawa rasa puas diri, orang menunggu pertolongan dari Tuhan untuk menyelamatkan mereka, kata Saldhana.

Humanis pun terdapat orang-orang fundamentalis dan moderat, katanya.
"Kita harus bekerjasama dengan para humanis dari semua agama yang berbeda. Kalian semua humanis."

Sumber: http://www.insidehalton.com/community/milton/article/1251087